(Warning! Tulisan ini untuk melengkapi part sebelumnya) Part 1
*Intermezzo dahulu*
Saya sebagai perempuan yang selama ini sudah mengarungi kehidupan selama 24 tahun lamanya jadi punya suatu pemikiran kriteria pria yang pantas menjadi pendamping hidup, ya walaupun saya single sejak lahir sih.. tapi pengalaman saya akan cinta juga tidak cetek-cetek amat, pengalaman akan hal menyakitkan yang pernah menghujam diri saya ini, membuat diri saya berpikir hal ini sangat jauh. Saya menjadi sedikit takut dengan kata "nikah". Saya benar-benar takut jika menikah dengan pria yang tidak tepat. Para pria juga saya yakin memikirkan sosok istri yang tepat untuk dirinya kan?
Nah kalau saya pikir-pikir..
Kriteria pria yang tepat seharusnya seperti ini:
1. Baik.
Nah disini sepintar-pintarnya si wanita juga untuk melihat karakter si pria secara mendalam. Sering kali wanita menganggap "baik ko cowo saya.." atau segala macam perkataan. Tapi yang namanya lagi jatuh cinta biasanya buta, ya ga? Jangan cuma melihat sisi baiknya, coba pertimbangkan sisi buruknya juga apakah bisa kamu tolerir ketika nanti sudah menjalin hubungan serius. Lihat juga sikap dia ketika sedang dilanda emosi negatif (apakah dia bakal kasar atau tidak). Lihat juga ketulusan dia, disini memang harus lebar-lebar untuk membuka mata hati dan petunjuk sama Allah, jangan sampai dia hanya baik karena ada sesuatu yang diincar dari dirimu.
2. Setia.
Ini juga harga mati. Jangan pernah mentolerir sebuah perselingkuhan. Kalau dia sudah ada tanda-tanda selingkuh seperti ini akan sangat sulit untuk berubah. Jangan pernah berpikir "pasti dia berubah kok nanti" satu kata: TIDAK! Tidak akan pernah berubah jika sudah tabiatnya seperti ini. Tidak akan berubah jika tidak niat dari hati untuk bertobat. Berhentilah sok menchallenge diri anda untuk merubah sosok pasangan menjadi lebih baik, karena itu bukan tugas anda, sosok pasangan yang baik itu adalah tanggung jawab dirinya sendiri membentuk karakter yang baik. Sayangi diri anda.. sayangi hati anda.. jauhi dari luka.. anda pantas mendapat pasangan yang lebih baik.
3. Sayang dengan dirimu dan keluargamu.
Kamu menikah itu bukan hanya tentang kalian berdua saja, tapi 2 keluarga juga menyatu. Nah antar keluarga juga harus saling sayang dan menerima. Karena juga sering kali konflik rumah tangga berawal dari sini. Semoga mertua kita kelak adalah sosok orangtua kedua kita yang baik dan bisa menerima kita seperti anaknya sendiri ya Aamiin..
4. Dapat membimbingmu dengan baik.
Semoga kita adalah golongan manusia yang juga menemukan kriteria ini di dalam diri pasangan. Sebagai manusia pasti tidak sempurna, nah ketidaksempurnaan itu bisa dipoles dengan bimbingan pasangan untuk menjadi lebih baik. Itupun juga harus membimbing dengan cara yang lemah lembut. Bisa saling melengkapi apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan kita.
5. Bisa mengayomi keluarga.
Sebagai kepala keluarga memang sudah menjadi tugasnya mengemban tanggung jawab ini. Berat pasti untuk bisa menjadi seorang kepala keluarga yang bisa mengayomi keluarganya. Tapi inshaAllah ya kalau niat dari hati mah bisa kok.
6. Dia adalah orang yang tepat buatmu.
Mintalah orang yang tepat, bukan yang terbaik. Karena apa? Yang terbaik belum tentu menjadi orang yang tepat buatmu. Manusia pun tidak ada yang sempurna, manusia yang terbaik sejagat raya ini pasti tidak ada, percayalah, karena tidak ada yang sempurna selain Allah.
7. Dia yang bisa menjadi temanmu disaat suka dan duka, menjadi teman baik juga untuk berdebat, bisa seiring dan sejalan. Tidak harus setamvan jefri nichol atau sehensem lee min ho, yang penting dia bisa menjadi penyejuk hati anda.
Kadang juga terpikir sih, saya menginginkan kriteria yang seperti itu, berarti saya pun juga harus bisa mulai belajar untuk menjadi kriteria wanita yang bisa sesuai dengan itu. Saya ingin suami saya kelak tidak menyesal telah memilih saya sebagai pendamping hidupnya, tapi saya juga sadar kalau saya masih banyak kurangnya dan masih perlu dipoles.
Bagaimana kalau sekarang loncat ngomongin karir, karena biasanya jodoh ada kaitannya nih sama karir. satu hal tentang karir wanita. Ini sering terdengar di telinga nih. Bahwa kalau wanita yang memiliki karir bagus bakal sulit dapat jodoh. Itu hanya mitos sih sebenarnya.
Kenapa begitu? Karena kalau kamu berpikir terus seperti itu, kamu tidak akan bisa maju. Sebagai wanita juga wajib berprogress dalam hidupnya. Tidak perlu takut, justru jodohmu inshaAllah akan setara denganmu dan bisa lebih baik dari itu. Lagi pula kamu jadi bisa membantu perekonomian keluarga kan? Minimal bisa berdiri dibawah kakimu sendiri.
Lalu wanita yang bagus dalam hal karir juga perlu memiliki kehati-hatian disini. Mungkin ada yang bilang: "kalau kamu jadi ini pasti cowo banyak yang ngejar". Nah untuk menanggapi hal ini, pilihlah dia yang mau berjuang bersama denganmu, bukan yang hanya datang ketika kamu sudah sukses. Itu balik lagi ke kriteria pria yang sudah saya bahas diatas. Kalau begitu artinya pria itu hanya memanfaatkan dirimu saja dan tidak tulus. Terkadang ada tipe laki-laki yang mengejar wanita-wanita dengan karir bagus tapi hanya modal modus demi mendapatkan keuntungan.
Pria itu bakal jadi kepala keluarga, dia harus lebih baik dari wanitanya, jangan mau dengan pria yang hanya bisanya bergantung kepada wanita. Oh iya maaf agak melenceng bahasannya.. kalaupun wanitanya nanti jadi ibu rumah tangga juga tidak ada masalahnya kok, tidak ada salahnya mengemban pendidikan tinggi akhirnya menjadi ibu rumah tangga juga tidak berdosa kok, justru ilmu yang di dapatkan bisa anda kasih untuk mengurus anak ya kan?
Pasangan memang harus bisa saling berkerja sama untuk bisa saling berkomitmen dan saling membantu, tapi balik lagi.. akal sehat harus digunakan. Kalau dia belum menjadi pasangan yang sah kepadamu, berikan bantuan sekedarnya aja kalau memang ingin membantu. Jangan sampai kelewat bucin. Apalagi kalau sampai ada tindak kekerasan karena pemaksaan sesuatu, itu tidak baik. Kalau udah sah juga bukan mikirnya mau memanfaatkan pasangannya saja ya tapi kalian dituntut untuk bisa saling bekerja sama. Konsep pasangan memang saling memberi dengan tulus tanpa harus diminta.
Tolonglah.. menjadi wanita jangan bucin-bucin amat, pria juga sih, ah pokoknya kalau belum sah jangan bucin-bucin amatlah. Saya sudah kapok berbucin-bucin sama pria yang bahkan tidak bisa memberikan keseriusan buat saya. Tolong dong.. akal sehat tetap dijaga untuk urusan cinta. Jangan mau dibodoh-bodohin, diberikan janji-janji palsu, kata-kata manis atau hal lainnya. Jika ada yang berani modus juga harus dilihat ada niat apa di baliknya, karena yang namanya lagi dimabuk cinta mah semua yang terlihat itu baik, seakan semua indah sempurna, seakan dunia milik berdua. Tidak begitu konsepnya! Nanti ketika sudah menikah itu akan berbeda.. percayalah.
Kebayang gak? Kalau sebelum nikah aja sudah seperti itu bagaimana kalau nikah? Nikah itu cobaannya banyak gais.. jangan lu kata cuma enak enaknya doang. Nikah itu bagaimana sepasang manusia tidak pernah saling meninggalkan disaat suka dan duka, tidak akan pernah mengkhianati pasangannya, saling menjaga kepercayaan, saling bekerja sama ketika ada suatu problem menimpa.
Ada sebuah cerita..
Hiduplah dua sejoli yang sudah bertunangan namun belum menikah, dan salah satu pasangannya selingkuh ketika sedang renggang. Sudah gitu selingkuhannya gak tau diri pula tetap menghancurkan hubungan.
Jujur saya sedih dengan cerita ini.. mereka jauh lebih beruntung karena sudah bertemu dengan someonenya, bahkan sudah mau menikah.
Sedangkan diri saya sendiri? Bahkan saya tidak tau jodoh yang saya nantikan ada dimana sekarang.. saya tidak tau siapa orangnya.. saya menanti seseorang yang bahkan saya tidak tau bentuknya seperti apa. Cuma bisa berdoa Allah memberikan skenario terbaik-Nya untuk saya.
Sedih banget.. saya miris.. sangat ironi.. mental seperti itu masih jauh dari kata pantas untuk menikah, bagaimana pantas jika masih seperti itu? Sudah mau menikah tetapi sikap masih seperti orang pacaran jaman labil di sekolah, basi tau gak!
Harusnya bisa memperbaiki diri dahulu untuk bisa siap menuju jenjang yang serius. Pernikahan bukanlah permainan. Semoga kita dihindarkan dari pernikahan yang prematur. Usia kronologis bolehlah sudah cukup untuk menikah, tapi usia mental masih jauh dibawah itu, akan sangat berbahaya untuk kehidupan pernikahan. Lebih baik sesuaikan dahulu lah usia mentalnya agar bisa benar-benar siap dalam menjalani kehidupan pernikahan.
Oh iya ada mitos nih.. kalau jari kelingking seorang pria cocok dengan jari manis wanitanya itu jodoh wkwkw, nah saya penasaran sih sebenarnya ini mitos benar atau tidak. Boleh dicoba tuh wkwk. Semoga kita bisa menikah hanya dengan satu orang yang tepat selamanya ya.. Aamiin..
Kamis, 09 Juli 2020
Selasa, 30 Juni 2020
Jujur? Siapa takut!
Hai semua~
Coba jujur deh siapa disini yang pernah berbohong? saya rasa semua orang didunia ini pasti pernah berbohong kan? Termasuk saya hehe.. pernah juga kok saya.. (cuma kalau saya bohong tuh raut wajah tidak bisa menipu). Kalau saya bilang gak pernah bohong berarti saya bohong dong(?)
Tapi yang perlu diperhatikan adalah intensitas berbohongnya.. kalau terlalu banyak berbohong ya tidak baik.. karena itu akan menjadi kebiasaan gais.. apalagi kalau hal-hal sepele saja bisa berbohong, Dikhawatirkan kebohongan sudah menjadi hal yang otomatis dilakukan ketika hal itu sudah mendarah daging. Na'udzubillahimindzalik~
Kadang kita berbohong demi tidak menyakiti hati orang lain ya kan? Nah istilah kerennya tuh "white lie" kata orang-orang, tapi kalau kebohongan itu malah menjadi merusak segalanya itulah yang berbahaya. Meski seringkali menyakitkan, memang kejujuran itu tetap penting diterapkan kok, cuma gimana caranya jujur yang tidak menyakiti, gitu aja..
Masih banyak yang mengabaikan kejujuran, padahal jika kejujuran diabaikan, ini bisa menjadi akar segala macam perbuatan yang buruk. Betul kan?
Percayalah.. semua perbuatan kita itu bisa naik level, tergantung anda mau naik level dalam kebaikan atau dalam keburukan, pilihan ada di tangan anda..
Hal yang mendasar bisa saya contohkan dari perbuatan mencontek. Hayo siapa yang suka nyontek nih? Nah.. saya kasih tau aja buat para pelajar yang suka diem-diem mencontek.. sebenarnya pengawas kalian tuh.. tau kok kalau kalian mencontek tapi suka pura-pura gak liat aja, karena ketika saya jadi guru, saya bisa melihat dengan jelas dari depan kelas saat ada siswa yang mencontek.
Jujur saya pernah mencontek juga.. Tapi jarang banget! Saya juga sudah berhenti melakukannya sejak kelas 6 SD. Waktu itu saya ketahuan mencontek oleh guru saya. Saya bisa lihat raut wajahnya yang kecewa banget melihat saya mencontek saat itu. Semenjak itu hati saya terketuk untuk berhenti mencontek, saya mulai belajar dengan sungguh-sungguh agar bisa jujur mengerjakan UN. Tapi ketika hari-H UN saya kecewa.. ternyata kunci jawaban UN tersebar untuk dipakai. Hanya saja saya tetap menerapkan kejujuran itu dalam mengerjakan UN, karena saya ingin mendapatkan nilai yang berkah. Ya Alhamdulillah nilai saya lumayan bagus (25,95 dengan 3 mata pelajaran UN), tapi.. yang lebih tinggi nilainya dari saya banyak~ :") sedih banget sih.. Bahkan saya gagal memasuki sekolah pilihan pertama saya.
Saat pendaftaran online masuk SMP dimulai, entah kenapa nama saya merah di sistem komputernya, otomatis saya datangi rayon sekolahan tempat saya mendaftar menanyakan keadaan itu kebetulan sekolah itu adalah pilihan pertama saya. Lalu, ibu saya dengan polosnya bertanya dengan salah satu guru disana "bu.. kira-kira anak saya dengan NEM segini bisa masuk sini gak ya?"
Guru itu menjawab: "HAHAHA yaampun kecil itu mah NEMnya. jangan harap keterima disini! siswa disini tuh pinter-pinter, Nemnya gede-gede, nilai segitu mana mungkin masuk sini".
Sakit banget ya Allah mendengar ucapan seperti itu dari guru disekolah yang sempat saya idam-idamkan. Bahkan saya dianggap bodoh loh :" saya spontan berkata kepada ibu saya "ayo bu kita pulang aja, gak penting nanya beginian" mungkin nada suara saya agak ngegas saat itu dan agak gemetar ingin menangis, saya langsung narik tangan ibu saya untuk balik. Saya kesal sekali. Tapi saya tidak pernah menyesal berbuat jujur. Toh itu nilai hasil jerih payah saya sendiri harusnya saya bangga, mungkin sekolah itu bukan yang terbaik untuk saya..
Akhirnya saya masuk ke SMP pilihan kedua saya.. Alhamdulillahnya.. disinilah saya bertemu sahabat-sahabat yang baik meski saya menjadi kaum minoritas disana karena tergolong culun wkwk. Alhamdulillahnya lagi guru-guru disana banyak yang dekat dengan saya bahkan guru yang tidak pernah mengajar saya pun entah kenapa bisa kenal dengan saya. Satu hal juga yang saya syukuri saat itu adalah saya bisa bertemu dengan guru matematika yang sangat baik terhadap saya. Beliau udah seperti ibu kedua buat saya, beliau juga selalu membimbing saya dengan sabar. Mungkin itu adalah berkah yang saya dapatkan dari buah kejujuran saya.
Coba jujur deh siapa disini yang pernah berbohong? saya rasa semua orang didunia ini pasti pernah berbohong kan? Termasuk saya hehe.. pernah juga kok saya.. (cuma kalau saya bohong tuh raut wajah tidak bisa menipu). Kalau saya bilang gak pernah bohong berarti saya bohong dong(?)
Tapi yang perlu diperhatikan adalah intensitas berbohongnya.. kalau terlalu banyak berbohong ya tidak baik.. karena itu akan menjadi kebiasaan gais.. apalagi kalau hal-hal sepele saja bisa berbohong, Dikhawatirkan kebohongan sudah menjadi hal yang otomatis dilakukan ketika hal itu sudah mendarah daging. Na'udzubillahimindzalik~
Kadang kita berbohong demi tidak menyakiti hati orang lain ya kan? Nah istilah kerennya tuh "white lie" kata orang-orang, tapi kalau kebohongan itu malah menjadi merusak segalanya itulah yang berbahaya. Meski seringkali menyakitkan, memang kejujuran itu tetap penting diterapkan kok, cuma gimana caranya jujur yang tidak menyakiti, gitu aja..
Masih banyak yang mengabaikan kejujuran, padahal jika kejujuran diabaikan, ini bisa menjadi akar segala macam perbuatan yang buruk. Betul kan?
Percayalah.. semua perbuatan kita itu bisa naik level, tergantung anda mau naik level dalam kebaikan atau dalam keburukan, pilihan ada di tangan anda..
Hal yang mendasar bisa saya contohkan dari perbuatan mencontek. Hayo siapa yang suka nyontek nih? Nah.. saya kasih tau aja buat para pelajar yang suka diem-diem mencontek.. sebenarnya pengawas kalian tuh.. tau kok kalau kalian mencontek tapi suka pura-pura gak liat aja, karena ketika saya jadi guru, saya bisa melihat dengan jelas dari depan kelas saat ada siswa yang mencontek.
Jujur saya pernah mencontek juga.. Tapi jarang banget! Saya juga sudah berhenti melakukannya sejak kelas 6 SD. Waktu itu saya ketahuan mencontek oleh guru saya. Saya bisa lihat raut wajahnya yang kecewa banget melihat saya mencontek saat itu. Semenjak itu hati saya terketuk untuk berhenti mencontek, saya mulai belajar dengan sungguh-sungguh agar bisa jujur mengerjakan UN. Tapi ketika hari-H UN saya kecewa.. ternyata kunci jawaban UN tersebar untuk dipakai. Hanya saja saya tetap menerapkan kejujuran itu dalam mengerjakan UN, karena saya ingin mendapatkan nilai yang berkah. Ya Alhamdulillah nilai saya lumayan bagus (25,95 dengan 3 mata pelajaran UN), tapi.. yang lebih tinggi nilainya dari saya banyak~ :") sedih banget sih.. Bahkan saya gagal memasuki sekolah pilihan pertama saya.
Saat pendaftaran online masuk SMP dimulai, entah kenapa nama saya merah di sistem komputernya, otomatis saya datangi rayon sekolahan tempat saya mendaftar menanyakan keadaan itu kebetulan sekolah itu adalah pilihan pertama saya. Lalu, ibu saya dengan polosnya bertanya dengan salah satu guru disana "bu.. kira-kira anak saya dengan NEM segini bisa masuk sini gak ya?"
Guru itu menjawab: "HAHAHA yaampun kecil itu mah NEMnya. jangan harap keterima disini! siswa disini tuh pinter-pinter, Nemnya gede-gede, nilai segitu mana mungkin masuk sini".
Sakit banget ya Allah mendengar ucapan seperti itu dari guru disekolah yang sempat saya idam-idamkan. Bahkan saya dianggap bodoh loh :" saya spontan berkata kepada ibu saya "ayo bu kita pulang aja, gak penting nanya beginian" mungkin nada suara saya agak ngegas saat itu dan agak gemetar ingin menangis, saya langsung narik tangan ibu saya untuk balik. Saya kesal sekali. Tapi saya tidak pernah menyesal berbuat jujur. Toh itu nilai hasil jerih payah saya sendiri harusnya saya bangga, mungkin sekolah itu bukan yang terbaik untuk saya..
Akhirnya saya masuk ke SMP pilihan kedua saya.. Alhamdulillahnya.. disinilah saya bertemu sahabat-sahabat yang baik meski saya menjadi kaum minoritas disana karena tergolong culun wkwk. Alhamdulillahnya lagi guru-guru disana banyak yang dekat dengan saya bahkan guru yang tidak pernah mengajar saya pun entah kenapa bisa kenal dengan saya. Satu hal juga yang saya syukuri saat itu adalah saya bisa bertemu dengan guru matematika yang sangat baik terhadap saya. Beliau udah seperti ibu kedua buat saya, beliau juga selalu membimbing saya dengan sabar. Mungkin itu adalah berkah yang saya dapatkan dari buah kejujuran saya.
Setiap ujian pun saya tetap menerapkan hal itu, seburuk apapun hasilnya yang penting jujur itu prinsip saya. Bahkan ketika saya punya kesempatan untuk mencontek, saya tidak memakainya. Entah kenapa saya merasa takut sekali mencontek, bahkan bertanya sama teman saja saya tidak sanggup, apalagi membuka kertas contekan.. tangan saya gemetar. Saya merasa ada yang mengawasi saya, meskipun guru tidak melihat.
Begitupula ketika SMA, saya mungkin terkenal pelit ketika ujian, tapi saya juga tidak pernah bertanya untuk meminta contekan. Ada salah satu pelajaran yang membuat saya selalu remedial, sehingga ada teman saya yang kasihan dengan saya dan memberi contekan kepada saya.. saya menerima.. tapi lagi-lagi saya tidak sanggup membuka isi kertasnya, tangan saya gemetar dan jantung juga berdegup kencang. Akhirnya saya buang saja kertasnya.. meskipun akhirnya saya remedial lagi :") tapi ya gapapa.. toh itu membuat saya belajar lagi ya kan?
Bahkan saya pernah loh menjadi manusia satu-satunya yang remedial di kelas :") (di pelajaran bahasa Inggris) sedih gak sih? Malu banget! Saya merasa jadi orang paling bodoh dikelas. Pernah ada seseorang berkata kepada saya "jaz udah sih nyontek aja, kenapa sih lo bersikeras gamau nyontek? daripada remed lu, sombong banget". Ya gimana ya.. Saya bukannya sombong.. tapi saya tidak bisa membohongi hati kecil saya sendiri, Saya takut melakukannya.
Coba deh pandangi ijazah kalian.. bagaimana perasaan kalian kalau melihat nilai yang tertera bukanlah hasil jerih payah sendiri? Tapi kalau itu hasil jerih payah sendiri, pasti berapa pun hasilnya akan bangga.. setidaknya kita punya nilai plus dalam hal kejujuran kan? Kita juga jadi tau kemampuan kita yang sebenarnya..
Dunia ini tidak kekurangan orang pintar kok.. tapi kekurangan orang jujur. InshaAllah ketika kita bisa menerapkan kejujuran.. hidup kita akan berkah.. lagi pula kita bisa menjadi orang yang amanah. Allah Maha Mengetahui atas segala perbuatan kita. Jika kita melakukan kebaikan sekecil zarrah pun Allah akan melimpahkan kebaikan kepada diri kita dengan hal yang tidak diduga. Begipula sebaliknya..
Ketika kita dengan mudahnya mengambil hak milik orang lain tanpa permisi, di dalam posisi itulah keburukan akan mengintai kita. Keburukan yang kita lakukan sekecil apapun juga akan dibalas oleh Allah, meskipun di dunia belum terlihat balasannya. Nah makanya.. harus hati-hati ini gais.. ini mungkin terlihat sepele tapi tidak sepele dimata Allah gais..
Itulah kenapa menjadi seorang pemimpin itu tidaklah mudah. Seorang pemimpin perlu memiliki sikap yang jujur agar bisa amanah, harus punya sikap mengayomi, adil, bertanggung jawab, rendah hati namun berwibawa. Gimana? kriteria yang sulit kan? Bisa dibayangkan kalau seseorang yang tidak jujur menjadi pemimpin, bisa merugikan orang banyak, dan dosanya jadi luar biasa.
Apapun profesi yang kita jalankan di dunia ini. Ayolah! mulai sekarang kita mulai menanamkan kejujuran.. tidak ada ruginya kok.. itung-itung mengurangi dosa ya kan? Tidak ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik~ ayolah! Keburu kiamat!
Oke sekian~
Jumat, 26 Juni 2020
Cinta yang sesungguhnya
Hai semua~
Assalamualaikum~
Kali ini postingan gua agak serius nih *tumben banget si ijaz* ya sekali-kali kita refleksi diri lah ya, jadi gua abis baca tafsir dari ayat Al-Qur'an, ketika gua resapi gua bener-bener merinding bacanya. Ternyata arti dari firman Allah benar-benar indah dan menyentuh hati.
Memang kalau baca Al-Qur'an perlu diresapi artinya sih biar bisa sekalian refleksi diri dan jadi sadar makna sesungguhnya.
Gua sendiri sih ini masih belajar banget, ilmu gua tentang agama pun mungkin masih cetek. Baca Al-Qur'an pun gua masih suka tersendat, bahkan tanda waqaf aja masih suka salah, ilmu tajwidnya juga suka salah. Jadi maaf ya kalau pembahasan gua cuma ala kadarnya ya, mohon koreksinya kalau ada kesalahan.
Cuma kalau gak pernah memulai untuk belajar kapan bisanya ya kan? Meski masih salah-salah gua rasa juga gapapa kok, yang penting usaha aja.
Gua malu sih sama Allah sepanjang hidup gua masih suka lalai. Ketika gua tahu arti dari do'a nabi Yunus waktu berada di dalam perut ikan paus, gua bener-bener sadar kalau manusia memang ladangnya salah.
》 Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَ ذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَا ضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّـقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَا دٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ
wa zan-nuuni iz zahaba mughoodhibang fa zhonna al lan naqdiro 'alaihi fa naadaa fizh-zhulumaati al laaa ilaaha illaaa angta sub-haanaka innii kungtu minazh-zhoolimiin.
"Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."
(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 87)
Kutipan
"laaa ilaaha illaaa angta sub-haanaka innii kungtu minazh-zhoolimiin" ini bisa dijadikan wirid-an untuk memohon ampun atas kesalahan kita. Hati juga jadi tenang ketika mengucapkan kalimat ini berulang kali. MasyaAllah~
Sering kali cobaan dalam hidup justru membuat gua suka marah dengan takdir Allah. Mungkin sering kali jalan yang kita hadapi ini sulit dan berat, saat itulah diri kita diuji atau justru kita diberikan pelajaran berharga oleh-Nya dan sekarang gua hanya bisa mencoba untuk tetap berhusnudzon sama Allah. Pasti Allah akan memberikan skenario terbaiknya untuk kita. Sesuai dengan firman Allah
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ۗ
inna ma'al-'usri yusroo
"sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."
(QS. Al-Insyirah 94: Ayat 6)
Allah juga akan selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya. Hanya Allah memang tempat kita mengadu. Hanya kepada Dia tempat kita kembali.
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اِيَّا كَ نَعْبُدُ وَاِ يَّا كَ نَسْتَعِيْنُ ۗ
iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin
"Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan."
(QS. Al-Fatihah 1: Ayat 5)
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَاِ لٰى رَبِّكَ فَا رْغَبْ
wa ilaa robbika farghob
"dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap."
(QS. Al-Insyirah 94: Ayat 8)
Sering kali kita datang ke Allah ketika hanya masalah menimpa ya kan? Tapi Allah seringkali mengabulkan do'a-doa'a kita yang hanya dianggap butuhnya doang, bayangkan kalau sama manusia yang datang pas butuh doang.. suka kesel kan? Tapi Allah tidak pernah begitu, dia selalu memaafkan hambanya sehina apapun. Sungguh cinta Allah kepada umatnya memang sangat besar melebihi apapun. Hal itu bisa ditemui di Al-Qur'an:
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَا سْتَغْفِرْهُ ۗ اِنَّهٗ كَا نَ تَوَّا بًا
fa sabbih bihamdi robbika wastaghfir-h, innahuu kaana tawwaabaa
"maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima Tobat."
(QS. An-Nasr 110: Ayat 3).
Gua juga berusaha memikirkan banyaknya nikmat Allah yang selama ini tidak gua sadari. Coba bayangkan lo diberikan nikmat sehat udah luar biasa kan? Dan masih banyak nikmat lainnya yang sudah dikasih sama Allah
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَبِاَ يِّ اٰلَآ ءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
fa bi`ayyi aalaaa`i robbikumaa tukazzibaan
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
(QS. Ar-Rahman 55: Ayat 13)
Coba bayangkan kalau Allah tidak menjamin keamanan kita? Kita sebagai manusia yang lemah ini tidak akan berdaya sehebat apapun kita.
Gua bener-bener merinding pas baca surat Al Mulk, entah kenapa arti surah itu membuat gua nangis. Gua mikir dah gimana kalau Allah murka sama manusia termasuk murka sama gua yang penuh dosa ini. Allah bahkan bisa ngasih azab dengan mudah. Serem gak sih kalau tiba-tiba Allah murka? Ini gua kasih kutipan 2 ayat Al Mulk yang paling bikin merinding, coba deh baca surahnya dari awal sampai akhir biar bisa meresapi maknanya lebih dalam.
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
ءَاَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَآءِ اَنْ يَّخْسِفَ بِكُمُ الْاَ رْضَ فَاِ ذَا هِيَ تَمُوْرُ ۙ
a amingtum mang fis-samaaa`i ay yakhsifa bikumul-ardho fa izaa hiya tamuur
"Sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan membuat kamu ditelan bumi ketika tiba-tiba ia terguncang?"
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 16)
اَمْ اَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَآءِ اَنْ يُّرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَا صِبًا ۗ فَسَتَعْلَمُوْنَ كَيْفَ نَذِيْرِ
am amingtum mang fis-samaaa`i ay yursila 'alaikum haashibaa, fa sata'lamuuna kaifa naziir
"Atau sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan mengirimkan badai yang berbatu kepadamu? Namun kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku."
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 17).
Kebayang kan kalau kita telat memohon ampun sama Allah? Semoga kita menjadi makhluk-Nya yang taat dijalan Allah dan semoga kita selalu di dalam lindungan-Nya ya~ Aamiin..
Ku pamit undur diri ya..
Wassalamualaikum~
Assalamualaikum~
Kali ini postingan gua agak serius nih *tumben banget si ijaz* ya sekali-kali kita refleksi diri lah ya, jadi gua abis baca tafsir dari ayat Al-Qur'an, ketika gua resapi gua bener-bener merinding bacanya. Ternyata arti dari firman Allah benar-benar indah dan menyentuh hati.
Memang kalau baca Al-Qur'an perlu diresapi artinya sih biar bisa sekalian refleksi diri dan jadi sadar makna sesungguhnya.
Gua sendiri sih ini masih belajar banget, ilmu gua tentang agama pun mungkin masih cetek. Baca Al-Qur'an pun gua masih suka tersendat, bahkan tanda waqaf aja masih suka salah, ilmu tajwidnya juga suka salah. Jadi maaf ya kalau pembahasan gua cuma ala kadarnya ya, mohon koreksinya kalau ada kesalahan.
Cuma kalau gak pernah memulai untuk belajar kapan bisanya ya kan? Meski masih salah-salah gua rasa juga gapapa kok, yang penting usaha aja.
Gua malu sih sama Allah sepanjang hidup gua masih suka lalai. Ketika gua tahu arti dari do'a nabi Yunus waktu berada di dalam perut ikan paus, gua bener-bener sadar kalau manusia memang ladangnya salah.
》 Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَ ذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَا ضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّـقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَا دٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ
wa zan-nuuni iz zahaba mughoodhibang fa zhonna al lan naqdiro 'alaihi fa naadaa fizh-zhulumaati al laaa ilaaha illaaa angta sub-haanaka innii kungtu minazh-zhoolimiin.
"Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."
(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 87)
Kutipan
"laaa ilaaha illaaa angta sub-haanaka innii kungtu minazh-zhoolimiin" ini bisa dijadikan wirid-an untuk memohon ampun atas kesalahan kita. Hati juga jadi tenang ketika mengucapkan kalimat ini berulang kali. MasyaAllah~
Sering kali cobaan dalam hidup justru membuat gua suka marah dengan takdir Allah. Mungkin sering kali jalan yang kita hadapi ini sulit dan berat, saat itulah diri kita diuji atau justru kita diberikan pelajaran berharga oleh-Nya dan sekarang gua hanya bisa mencoba untuk tetap berhusnudzon sama Allah. Pasti Allah akan memberikan skenario terbaiknya untuk kita. Sesuai dengan firman Allah
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ۗ
inna ma'al-'usri yusroo
"sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."
(QS. Al-Insyirah 94: Ayat 6)
Allah juga akan selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya. Hanya Allah memang tempat kita mengadu. Hanya kepada Dia tempat kita kembali.
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اِيَّا كَ نَعْبُدُ وَاِ يَّا كَ نَسْتَعِيْنُ ۗ
iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin
"Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan."
(QS. Al-Fatihah 1: Ayat 5)
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَاِ لٰى رَبِّكَ فَا رْغَبْ
wa ilaa robbika farghob
"dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap."
(QS. Al-Insyirah 94: Ayat 8)
Sering kali kita datang ke Allah ketika hanya masalah menimpa ya kan? Tapi Allah seringkali mengabulkan do'a-doa'a kita yang hanya dianggap butuhnya doang, bayangkan kalau sama manusia yang datang pas butuh doang.. suka kesel kan? Tapi Allah tidak pernah begitu, dia selalu memaafkan hambanya sehina apapun. Sungguh cinta Allah kepada umatnya memang sangat besar melebihi apapun. Hal itu bisa ditemui di Al-Qur'an:
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَا سْتَغْفِرْهُ ۗ اِنَّهٗ كَا نَ تَوَّا بًا
fa sabbih bihamdi robbika wastaghfir-h, innahuu kaana tawwaabaa
"maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima Tobat."
(QS. An-Nasr 110: Ayat 3).
Gua juga berusaha memikirkan banyaknya nikmat Allah yang selama ini tidak gua sadari. Coba bayangkan lo diberikan nikmat sehat udah luar biasa kan? Dan masih banyak nikmat lainnya yang sudah dikasih sama Allah
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَبِاَ يِّ اٰلَآ ءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
fa bi`ayyi aalaaa`i robbikumaa tukazzibaan
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
(QS. Ar-Rahman 55: Ayat 13)
Coba bayangkan kalau Allah tidak menjamin keamanan kita? Kita sebagai manusia yang lemah ini tidak akan berdaya sehebat apapun kita.
Gua bener-bener merinding pas baca surat Al Mulk, entah kenapa arti surah itu membuat gua nangis. Gua mikir dah gimana kalau Allah murka sama manusia termasuk murka sama gua yang penuh dosa ini. Allah bahkan bisa ngasih azab dengan mudah. Serem gak sih kalau tiba-tiba Allah murka? Ini gua kasih kutipan 2 ayat Al Mulk yang paling bikin merinding, coba deh baca surahnya dari awal sampai akhir biar bisa meresapi maknanya lebih dalam.
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
ءَاَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَآءِ اَنْ يَّخْسِفَ بِكُمُ الْاَ رْضَ فَاِ ذَا هِيَ تَمُوْرُ ۙ
a amingtum mang fis-samaaa`i ay yakhsifa bikumul-ardho fa izaa hiya tamuur
"Sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan membuat kamu ditelan bumi ketika tiba-tiba ia terguncang?"
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 16)
اَمْ اَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَآءِ اَنْ يُّرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَا صِبًا ۗ فَسَتَعْلَمُوْنَ كَيْفَ نَذِيْرِ
am amingtum mang fis-samaaa`i ay yursila 'alaikum haashibaa, fa sata'lamuuna kaifa naziir
"Atau sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan mengirimkan badai yang berbatu kepadamu? Namun kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku."
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 17).
Kebayang kan kalau kita telat memohon ampun sama Allah? Semoga kita menjadi makhluk-Nya yang taat dijalan Allah dan semoga kita selalu di dalam lindungan-Nya ya~ Aamiin..
Ku pamit undur diri ya..
Wassalamualaikum~
Selasa, 23 Juni 2020
Semua tergantung perspektif anda
Setiap permasalahan pasti semua orang punya sudut pandangnya masing-masing kan dalam memandang sesuatu?
Jelas dong ya!
Nah ada salah satu contoh dari gua akan hal tersebut. Kita bisa lihat contoh real berbagai macam perspektif orang-orang dalam memandang sesuatu.
Oke! Gua mulai ceritanya..
Jadi gua ini kan pendek ya.. untuk ukuran manusia seusia gua, gua ini sangat pendek. Gua sekarang 24 tahun tapi tinggi gua cuma 146 cm dan itu gak nambah-nambah sejak SMP -_- keknya pertumbuhan tulang gua sudah berakhir di masa SMP.
Gua suka bingung sih mau seneng apa sedih ketika orang mengira gua masih SMP. Kalau dipandang sisi positifnya sih berarti gua imut kan wkwkw. Tapi kadang sedih dikira anak bocah. Tapi justru gua suka dapet cerita lucu dari sisi kependekan gua ini.
Jadi pernah suatu hari.. gua yang saat itu ditemani bokap gua ke fotokopian di dekat rumah, waktu itu gua mau persiapan buat beli peralatan ospek menuju SMA. Lalu.. gua sama ayah gua bertemu dengan seorang anak laki-laki yang ditemani ibunya yang juga mau mempersiapkan ospek, gue perhatiin sih cowo itu masih kecil, feeling gua berkata kalau dia anak SD mau ospek menuju SMP. Terus nih! Mereka berdua tuh ngajak gua sama bokap gua ngobrol mulu tuh, heran sih ada niat terselubung apa dibalik itu wkwkw dan gua agak risih sih waktu itu.. entahlah~ gua kan emang suka risihan sama orang baru yang tiba-tiba sok kenal sok deket gitu kan, jadi gua jawab seadanya aja. Mungkin sih ya.. emaknya mikir siapa tau anak gua jadi punya temen baru, gitu kali ya.. apa jangan-jangan emaknya mau jodohin anaknya sama gua(?) *plak
Singkat cerita akhirnya gua sampai di satu percakapan dengan anak laki-laki itu.
Dia: kamu masuk SMP mana?
Gua: SMA *tiitt* (disensor ya)
Dia: langsung diem
Waw wkwkw langsung diem dia, ternyata bener feeling gua kalau dia mengira gua adalah anak SD yang baru mau masuk SMP. Astagahhh seimut itu apa yak gua(?)
Gua juga denger percakapan emaknya sama bokap gua
Emak dia: anaknya masuk SMP mana pak?
Bokap gua: oh anak saya mah udah lulus SMP, ini mau SMA dia
Emak dia: yaampun maaf pak dikirain anaknya baru lulus SD, kirain seumuran sama anak saya gitu
Wkwkww apa gua bilang feeling gua tepat sasaran, ternyata mereka berdua mengira gua baru lulus SD.
*next*
Okay sekarang ke cerita lainnya
Gua juga pernah kan dateng ke tempat kerja bokap gua, dan ada salah satu pasien bokap gua yang nanya gini ke gua
Dia: neng kelas berapa sekarang?
Gua: (karena gua bingung gua malah nanya ayah gua) yah kelas berapa?
Ayah gua: hayo tebak kelas berapa anakku?
Dia: SMP ya? iya kan pasti?
Ayah gua: wah salah.. udah lulus ini
Dia: oh udah lulus SMP?
Ayah gua: udah lulus kuliah ini~
Dia: hah? Serius? oalah tak kira masih SMP
Yah begitulah kira-kira cerita keimutan gua. Bahkan gua tetep dikira anak SMP loh disaat gua udah lulus kuliah.
Tapi nih beda cerita kalau orang memandang gua dari sisi gendutnya gua. Jadi gua juga gendut ya pokonya berat gua sekitar 70 kg an kebayang kan ya beratnya wkwkw. Jadi kadang gua suka dikira ibu-ibu.
Gua pernah tuh lagi gendong ade gua, malah dikira anak gua. Gua juga sering dipanggil "ibu" walaupun bukan di ranah sekolah. Kalau di ranah sekolah mah wajib dipanggil "ibu" ya karena gua guru.
Jadi nih kesimpulannya.. orang akan melihat gua sebagai bocah SMP atau sebagai ibu-ibu tergantung dari perspektif mereka memandang gua. Mereka memandang gua dari sisi tinggi badan gua yang pendek atau dari berat badan gua yang gendut. Kalau liatnya dari pendeknya pasti dikira bocah tapi kalau dari gendutnya pasti dikira ibu-ibu.
Intinya orang selalu salah menebak usia gua.
Sekian
Terima kasih.
Saya kelahiran 1996 ya btw jangan salah lagi plis.
Jelas dong ya!
Nah ada salah satu contoh dari gua akan hal tersebut. Kita bisa lihat contoh real berbagai macam perspektif orang-orang dalam memandang sesuatu.
Oke! Gua mulai ceritanya..
Jadi gua ini kan pendek ya.. untuk ukuran manusia seusia gua, gua ini sangat pendek. Gua sekarang 24 tahun tapi tinggi gua cuma 146 cm dan itu gak nambah-nambah sejak SMP -_- keknya pertumbuhan tulang gua sudah berakhir di masa SMP.
Gua suka bingung sih mau seneng apa sedih ketika orang mengira gua masih SMP. Kalau dipandang sisi positifnya sih berarti gua imut kan wkwkw. Tapi kadang sedih dikira anak bocah. Tapi justru gua suka dapet cerita lucu dari sisi kependekan gua ini.
Jadi pernah suatu hari.. gua yang saat itu ditemani bokap gua ke fotokopian di dekat rumah, waktu itu gua mau persiapan buat beli peralatan ospek menuju SMA. Lalu.. gua sama ayah gua bertemu dengan seorang anak laki-laki yang ditemani ibunya yang juga mau mempersiapkan ospek, gue perhatiin sih cowo itu masih kecil, feeling gua berkata kalau dia anak SD mau ospek menuju SMP. Terus nih! Mereka berdua tuh ngajak gua sama bokap gua ngobrol mulu tuh, heran sih ada niat terselubung apa dibalik itu wkwkw dan gua agak risih sih waktu itu.. entahlah~ gua kan emang suka risihan sama orang baru yang tiba-tiba sok kenal sok deket gitu kan, jadi gua jawab seadanya aja. Mungkin sih ya.. emaknya mikir siapa tau anak gua jadi punya temen baru, gitu kali ya.. apa jangan-jangan emaknya mau jodohin anaknya sama gua(?) *plak
Singkat cerita akhirnya gua sampai di satu percakapan dengan anak laki-laki itu.
Dia: kamu masuk SMP mana?
Gua: SMA *tiitt* (disensor ya)
Dia: langsung diem
Waw wkwkw langsung diem dia, ternyata bener feeling gua kalau dia mengira gua adalah anak SD yang baru mau masuk SMP. Astagahhh seimut itu apa yak gua(?)
![]() |
| Gua dipanggil pou sm sohib gua |
Gua juga denger percakapan emaknya sama bokap gua
Emak dia: anaknya masuk SMP mana pak?
Bokap gua: oh anak saya mah udah lulus SMP, ini mau SMA dia
Emak dia: yaampun maaf pak dikirain anaknya baru lulus SD, kirain seumuran sama anak saya gitu
Wkwkww apa gua bilang feeling gua tepat sasaran, ternyata mereka berdua mengira gua baru lulus SD.
*next*
Okay sekarang ke cerita lainnya
Gua juga pernah kan dateng ke tempat kerja bokap gua, dan ada salah satu pasien bokap gua yang nanya gini ke gua
Dia: neng kelas berapa sekarang?
Gua: (karena gua bingung gua malah nanya ayah gua) yah kelas berapa?
Ayah gua: hayo tebak kelas berapa anakku?
Dia: SMP ya? iya kan pasti?
Ayah gua: wah salah.. udah lulus ini
Dia: oh udah lulus SMP?
Ayah gua: udah lulus kuliah ini~
Dia: hah? Serius? oalah tak kira masih SMP
Yah begitulah kira-kira cerita keimutan gua. Bahkan gua tetep dikira anak SMP loh disaat gua udah lulus kuliah.
![]() |
| Gua perna di panggil joyko di sekolah |
Tapi nih beda cerita kalau orang memandang gua dari sisi gendutnya gua. Jadi gua juga gendut ya pokonya berat gua sekitar 70 kg an kebayang kan ya beratnya wkwkw. Jadi kadang gua suka dikira ibu-ibu.
Gua pernah tuh lagi gendong ade gua, malah dikira anak gua. Gua juga sering dipanggil "ibu" walaupun bukan di ranah sekolah. Kalau di ranah sekolah mah wajib dipanggil "ibu" ya karena gua guru.
Jadi nih kesimpulannya.. orang akan melihat gua sebagai bocah SMP atau sebagai ibu-ibu tergantung dari perspektif mereka memandang gua. Mereka memandang gua dari sisi tinggi badan gua yang pendek atau dari berat badan gua yang gendut. Kalau liatnya dari pendeknya pasti dikira bocah tapi kalau dari gendutnya pasti dikira ibu-ibu.
Intinya orang selalu salah menebak usia gua.
Sekian
Terima kasih.
Saya kelahiran 1996 ya btw jangan salah lagi plis.
Sabtu, 20 Juni 2020
Lagu secondhand serenade yang enak
Hay hay gais!
Siapa disini yg dulu sering dengerin lagunya secondhand serenade?
Klo gua si sering dulu.
Pasti lo tau kan lagu2nya tu romantis2 banget, apalagi lagunya fall for you kan?
Nah selain fall for you apa si yang jadi favorit gua? Yuk liat ampe abis..
Btw mungkin ada beberapa yg ga gua taro video asli secondhandnya, karena gua lebih suka yg memang nadanya agak ngerock gitu wkwkw tapi klo kalian lebih suka versi selownya yaudah bisa ko klo mau denger versi akustiknya, tinggal cari di youtube wkwk.
Oh iya karena gua ga terlalu ahli bahasa inggris jadi silahkan menginterpretasi arti lirik lagunya masing-masing ya hehe
Fall for you
Stay close don't go
Maybe
Stranger
Something more
Jumat, 19 Juni 2020
#matematikaasik
Udah lama ga ngepost blog wkwkw
Jadi.....
Apa kabar aku?
Baik alhamdulillah masih napas(?) *apasijaz
Yaudah gausa banyak basa basi saya mau bahas 1 soal matematika aja.
Kalau kurang jelas.. monggo ditanya aja.. saya mau jawab ko
Jadi.....
Apa kabar aku?
Baik alhamdulillah masih napas(?) *apasijaz
Yaudah gausa banyak basa basi saya mau bahas 1 soal matematika aja.
Kalau kurang jelas.. monggo ditanya aja.. saya mau jawab ko
Kamis, 28 November 2019
Makna Lagu "The future is Now - Marloe"
Hello guys~ Im come back again!
sekarang kita belajar bahasa Inggris yuk pake lagu.
Lagu enak nan simple dengan irama hip hopnya. Ini lagu sepertinya belum terkenal, entah kenapa sih ya... Gua pun tau lagu ini karena gua dateng ke acara kalaborasi Senyawa Plus di M bloc, Jakarta. Waktu itu acara ini menyetel lagu ini karena memang ada kaitannya dengan tema acaranya.
Nih dengerin ya!
Lo pasti suka deh~
Gimana? Mantep ga lagunya?
Yoi dong! Nah sekarang kita maknain yu liriknya, liriknya gak kalah mantepnya. Oh iya gua gabegitu expert dalam bidang bahasa Inggris yak, jadi mohon koreksinya kalau emang gua salah, kan biar sama-sama belajar, kan?
Okay! Kita mulai.
---------------------------------------
So Now you're here again
Knocking at my door
(Sekarang, kamu kesini lagi, Mengetuk pintuku)
Ini bisa dimaknakan: ada seseorang yang datang kembali lagi dalam hidup anda
A little too late for
"I'm sorry for..."
(Sedikit telat untuk)
(Maafkan untuk)
Ini bisa dimaknakan: kata maaf yang sudah terlambat untuk diucapkan
The lights went out cause
you kept cutting the cord
(Lampu padam, karena anda terus memotong kabelnya)
Ini bisa dimaknakan mungkin seperti ini: cinta bakal padam juga ketika kamu sering bertingkah seolah-olah memotong atau menghancurkan hubungan
Ini bisa dimaknakan mungkin seperti ini: cinta bakal padam juga ketika kamu sering bertingkah seolah-olah memotong atau menghancurkan hubungan
And I started to fade
Into your gray
(Dan saya memulai untuk menghilang dari abu-abu mu)
Ini dimaknakan gini kali ya: saya mulai menghilang dari sisimu yang abu-abu atau sisi yang tidak pasti
*See I finally opened up my eyes
And I saw me coming back to life
(Lihatlah, akhirnya saya membuka mata dan saya melihat saya kembali kepada kehidupan)
Ini maknanya: jadi selama ini, tokoh "saya" kehilangan arah hidup ketika bersama/disakitin sama doi nya. Tapi sekarang tokoh "saya" sudah kembali kepada kehidupannya yang baik.
(Lihatlah, akhirnya saya membuka mata dan saya melihat saya kembali kepada kehidupan)
Ini maknanya: jadi selama ini, tokoh "saya" kehilangan arah hidup ketika bersama/disakitin sama doi nya. Tapi sekarang tokoh "saya" sudah kembali kepada kehidupannya yang baik.
That I'd be better without you inside
it's time to be someone
I want to recognize
(Saya menjadi lebih baik tanpa kamu disisi, inilah waktunya menjadi seseorang, saya ingin mengakui..)
Maknanya: saya merasa lebih baik tanpa kamu disisi, nah ini waktunya jadi "orang yg lebih baik", dan saya ingin mengakui bahwa......
(Saya menjadi lebih baik tanpa kamu disisi, inilah waktunya menjadi seseorang, saya ingin mengakui..)
Maknanya: saya merasa lebih baik tanpa kamu disisi, nah ini waktunya jadi "orang yg lebih baik", dan saya ingin mengakui bahwa......
**The future starts right now
I made a reservation
but you never game
so I'm checking out
(Masa depan mulai dari sekarang, saya membuat sebuah reservasi, tapi kamu tidak berhenti bermain, jadi saya memeriksa)
Maknanya: nah ini bingung gua dah. Reservasi tuh bahasa indonesia yang gampang dipahami apa sih? Gini bukan sih artinya? Masa depan mulai dari sekarang, saya sudah membuat reservasi tapi kamu malah berhenti dari hubungan kita.
(Masa depan mulai dari sekarang, saya membuat sebuah reservasi, tapi kamu tidak berhenti bermain, jadi saya memeriksa)
Maknanya: nah ini bingung gua dah. Reservasi tuh bahasa indonesia yang gampang dipahami apa sih? Gini bukan sih artinya? Masa depan mulai dari sekarang, saya sudah membuat reservasi tapi kamu malah berhenti dari hubungan kita.
The fire you stole away
I knew one day would come back around
the future is now 3x.....
(sebuah api kamu bawa pergi, saya tahu suatu hari akan kembali, masa depan adalah sekarang)
Maknanya: lagi-lagi gua bingung, gini bukan? Bara api cinta sudah kamu bawa pergi, jadi saya tau kalau suatu hari saya akan kembali ke kehidupan saya, masa depan mulai dari sekarang
(sebuah api kamu bawa pergi, saya tahu suatu hari akan kembali, masa depan adalah sekarang)
Maknanya: lagi-lagi gua bingung, gini bukan? Bara api cinta sudah kamu bawa pergi, jadi saya tau kalau suatu hari saya akan kembali ke kehidupan saya, masa depan mulai dari sekarang
I waited for you
in the passenger seat
(saya pernah menantimu, di tempat duduk penumpang)
maknanya: pokonya saya tuh pernah nungguin kamu dah
maknanya: pokonya saya tuh pernah nungguin kamu dah
There's only so far
I can ride in your dream
(Sejauh ini hanya ada, saya bisa ada di mimpimu)
Maknanya: intinya mah cuma bisa di dalam mimpi dah ketemu
(Sejauh ini hanya ada, saya bisa ada di mimpimu)
Maknanya: intinya mah cuma bisa di dalam mimpi dah ketemu
While you were chasing
everything else but me
(sambil kamu mengejar segalanya kecuali aku)
Maknanya: mungkin ya, si doi ini malah ngejar sesuatu yang lain, entah itu cinta lain atau hal lain, tapi si doi gak ngejar saya
(sambil kamu mengejar segalanya kecuali aku)
Maknanya: mungkin ya, si doi ini malah ngejar sesuatu yang lain, entah itu cinta lain atau hal lain, tapi si doi gak ngejar saya
I'm starting to break
out from your gray
(Saya mulai memecah, keluar dari abu-abumu)
Maknanya: saya mulai keluar dari zona abu-abu si dia
Maknanya: saya mulai keluar dari zona abu-abu si dia
Back to * and **
I'm not backing down
cause the future.. the future is now..
not backing down
cause the future is now..
(Saya tidak akan kembali, karena masa depan, masa depan adalah sekarang, tidak akan kembali, karena masa depan adalah sekarang)
Maknanya: ya saya gak bakal kembali ke masa lalu karena yang terpenting adalah masa depan, dan itu dimulai dari sekarang.
(Saya tidak akan kembali, karena masa depan, masa depan adalah sekarang, tidak akan kembali, karena masa depan adalah sekarang)
Maknanya: ya saya gak bakal kembali ke masa lalu karena yang terpenting adalah masa depan, dan itu dimulai dari sekarang.
Back to **
---------------------------------------------
Finish guys, kesimpulannya lagu apa sih ini? Ini lagu orang yang mau move on menjadi lebih baik dimasa depan tanpa ada bayang-bayang dimasa lalu. Btw, lagu itu kadang gak mentah-mentah artinya gitu sih, kadang satu kalimat pun maknanya bisa beragam kan? Istilahnya tuh artinya ambigu. Jadi ya dikira-kira aja ya maknanya itu apa.
Gua emang bukan ahli bahasa Inggris ya, tapi pengen deh bisa pinter bahasa Inggris~ cara buat belajar bahasa Inggris yang menyenangkan ya make lagu bahasa Inggris tentunya kan?
Jadi begitu guys~ cocok ga buat dirimu saat ini lagunya? nah! kira-kira lagu apa lagi ya yang seru untuk dibahas?
Gua emang bukan ahli bahasa Inggris ya, tapi pengen deh bisa pinter bahasa Inggris~ cara buat belajar bahasa Inggris yang menyenangkan ya make lagu bahasa Inggris tentunya kan?
Jadi begitu guys~ cocok ga buat dirimu saat ini lagunya? nah! kira-kira lagu apa lagi ya yang seru untuk dibahas?
Langganan:
Komentar (Atom)
PARFUM ENAK WOYYYY!!!
Hey hey halo halo halo 💃 Gw pengen ngasi tau parfum yg enak bgt yaampoen sungguh secinta itu gw sm parfum ini. Wangi yg entah kenapa gw can...







