Selasa, 30 Juni 2020

Jujur? Siapa takut!

Hai semua~
Coba jujur deh siapa disini yang pernah berbohong? saya rasa semua orang didunia ini pasti pernah berbohong kan? Termasuk saya hehe.. pernah juga kok saya.. (cuma kalau saya bohong tuh raut wajah tidak bisa menipu). Kalau saya bilang gak pernah bohong berarti saya bohong dong(?)


Tapi yang perlu diperhatikan adalah intensitas berbohongnya.. kalau terlalu banyak berbohong ya tidak baik.. karena itu akan menjadi kebiasaan gais.. apalagi kalau hal-hal sepele saja bisa berbohong, Dikhawatirkan kebohongan sudah menjadi hal yang otomatis dilakukan ketika hal itu sudah mendarah daging. Na'udzubillahimindzalik~

Kadang kita berbohong demi tidak menyakiti hati orang lain ya kan? Nah istilah kerennya tuh "white lie" kata orang-orang, tapi kalau kebohongan itu malah menjadi merusak segalanya itulah yang berbahaya. Meski seringkali menyakitkan, memang kejujuran itu tetap penting diterapkan kok, cuma gimana caranya jujur yang tidak menyakiti, gitu aja..

Masih banyak yang mengabaikan kejujuran, padahal jika kejujuran diabaikan, ini bisa menjadi akar segala macam perbuatan yang buruk. Betul kan?

Percayalah.. semua perbuatan kita itu bisa naik level, tergantung anda mau naik level  dalam kebaikan atau dalam keburukan, pilihan ada di tangan anda..

Hal yang mendasar bisa saya contohkan dari perbuatan mencontek. Hayo siapa yang suka nyontek nih? Nah.. saya kasih tau aja buat para pelajar yang suka diem-diem mencontek.. sebenarnya pengawas kalian tuh.. tau kok kalau kalian mencontek tapi suka pura-pura gak liat aja, karena ketika saya jadi guru, saya bisa melihat dengan jelas dari depan kelas saat ada siswa yang mencontek.

Jujur saya pernah mencontek juga.. Tapi jarang banget! Saya juga sudah berhenti melakukannya sejak kelas 6 SD. Waktu itu saya ketahuan mencontek oleh guru saya. Saya bisa lihat raut wajahnya yang kecewa banget melihat saya mencontek saat itu. Semenjak itu hati saya terketuk untuk berhenti mencontek, saya mulai belajar dengan sungguh-sungguh agar bisa jujur mengerjakan UN. Tapi ketika hari-H UN saya kecewa.. ternyata kunci jawaban UN tersebar untuk dipakai. Hanya saja saya tetap menerapkan kejujuran itu dalam mengerjakan UN, karena saya ingin mendapatkan nilai yang berkah. Ya Alhamdulillah nilai saya lumayan bagus (25,95 dengan 3 mata pelajaran UN), tapi.. yang lebih tinggi nilainya dari saya banyak~ :") sedih banget sih.. Bahkan saya gagal memasuki sekolah pilihan pertama saya.

Saat pendaftaran online masuk SMP dimulai, entah kenapa nama saya merah di sistem komputernya, otomatis saya datangi rayon sekolahan tempat saya mendaftar menanyakan keadaan itu kebetulan sekolah itu adalah pilihan pertama saya. Lalu, ibu saya dengan polosnya bertanya dengan salah satu guru disana "bu.. kira-kira anak saya dengan NEM segini bisa masuk sini gak ya?"
Guru itu menjawab: "HAHAHA yaampun kecil itu mah NEMnya. jangan harap keterima disini! siswa disini tuh pinter-pinter, Nemnya gede-gede, nilai segitu mana mungkin masuk sini".

Sakit banget ya Allah mendengar ucapan seperti itu dari guru disekolah yang sempat saya idam-idamkan. Bahkan saya dianggap bodoh loh :" saya spontan berkata kepada ibu saya "ayo bu kita pulang aja, gak penting nanya beginian" mungkin nada suara saya agak ngegas saat itu dan agak gemetar ingin menangis, saya langsung narik tangan ibu saya untuk balik. Saya kesal sekali. Tapi saya tidak pernah menyesal berbuat jujur. Toh itu nilai hasil jerih payah saya sendiri harusnya saya bangga, mungkin sekolah itu bukan yang terbaik untuk saya..

Akhirnya saya masuk ke SMP pilihan kedua saya.. Alhamdulillahnya.. disinilah saya bertemu sahabat-sahabat yang baik meski saya menjadi kaum minoritas disana karena tergolong culun wkwk. Alhamdulillahnya lagi guru-guru disana banyak yang dekat dengan saya bahkan guru yang tidak pernah mengajar saya pun entah kenapa bisa kenal dengan saya. Satu hal juga yang saya syukuri saat itu adalah saya bisa bertemu dengan guru matematika yang sangat baik terhadap saya. Beliau udah seperti ibu kedua buat saya, beliau juga selalu membimbing saya dengan sabar. Mungkin itu adalah berkah yang saya dapatkan dari buah kejujuran saya.
Setiap ujian pun saya tetap menerapkan hal itu, seburuk apapun hasilnya yang penting jujur itu prinsip saya. Bahkan ketika saya punya kesempatan untuk mencontek, saya tidak memakainya. Entah kenapa saya merasa takut sekali mencontek, bahkan bertanya sama teman saja saya tidak sanggup, apalagi membuka kertas contekan.. tangan saya gemetar. Saya merasa ada yang mengawasi saya, meskipun guru tidak melihat.



Begitupula ketika SMA, saya mungkin terkenal pelit ketika ujian, tapi saya juga tidak pernah bertanya untuk meminta contekan. Ada salah satu pelajaran yang membuat saya selalu remedial, sehingga ada teman saya yang kasihan dengan saya dan memberi contekan kepada saya.. saya menerima.. tapi lagi-lagi saya tidak sanggup membuka isi kertasnya, tangan saya gemetar dan jantung juga berdegup kencang. Akhirnya saya buang saja kertasnya.. meskipun akhirnya saya remedial lagi :") tapi ya gapapa.. toh itu membuat saya belajar lagi ya kan?

Bahkan saya pernah loh menjadi manusia satu-satunya yang remedial di kelas :") (di pelajaran bahasa Inggris) sedih gak sih? Malu banget! Saya merasa jadi orang paling bodoh dikelas. Pernah ada seseorang berkata kepada saya "jaz udah sih nyontek aja, kenapa sih lo bersikeras gamau nyontek? daripada remed lu, sombong banget". Ya gimana ya.. Saya bukannya sombong.. tapi saya tidak bisa membohongi hati kecil saya sendiri, Saya takut melakukannya.

Coba deh pandangi ijazah kalian.. bagaimana perasaan kalian kalau melihat nilai yang tertera bukanlah hasil jerih payah sendiri? Tapi kalau itu hasil jerih payah sendiri, pasti berapa pun hasilnya akan bangga.. setidaknya kita punya nilai plus dalam hal kejujuran kan? Kita juga jadi tau kemampuan kita yang sebenarnya..

Dunia ini tidak kekurangan orang pintar kok.. tapi kekurangan orang jujur. InshaAllah ketika kita bisa menerapkan kejujuran.. hidup kita akan berkah.. lagi pula kita bisa menjadi orang yang amanah. Allah Maha Mengetahui atas segala perbuatan kita. Jika kita melakukan kebaikan sekecil zarrah pun Allah akan melimpahkan kebaikan kepada diri kita dengan hal yang tidak diduga. Begipula sebaliknya..

Ketika kita dengan mudahnya mengambil hak milik orang lain tanpa permisi, di dalam posisi itulah keburukan akan mengintai kita. Keburukan yang kita lakukan sekecil apapun juga akan dibalas oleh Allah, meskipun di dunia belum terlihat balasannya. Nah makanya.. harus hati-hati ini gais.. ini mungkin terlihat sepele tapi tidak sepele dimata Allah gais..

Itulah kenapa menjadi seorang pemimpin itu tidaklah mudah. Seorang pemimpin perlu memiliki sikap yang jujur agar bisa amanah, harus punya sikap mengayomi, adil, bertanggung jawab, rendah hati namun berwibawa. Gimana? kriteria yang sulit kan? Bisa dibayangkan kalau seseorang yang tidak jujur menjadi pemimpin, bisa merugikan orang banyak, dan dosanya jadi luar biasa.

Apapun profesi yang kita jalankan di dunia ini. Ayolah! mulai sekarang kita mulai menanamkan kejujuran.. tidak ada ruginya kok.. itung-itung mengurangi dosa ya kan? Tidak ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik~ ayolah! Keburu kiamat!

Oke sekian~

Jumat, 26 Juni 2020

Cinta yang sesungguhnya

Hai semua~
Assalamualaikum~

Kali ini postingan gua agak serius nih *tumben banget si ijaz* ya sekali-kali kita refleksi diri lah ya, jadi gua abis baca tafsir dari ayat Al-Qur'an, ketika gua resapi gua bener-bener merinding bacanya. Ternyata arti dari firman Allah benar-benar indah dan menyentuh hati.

Memang kalau baca Al-Qur'an perlu diresapi artinya sih biar bisa sekalian refleksi diri dan jadi sadar makna sesungguhnya.

Gua sendiri sih ini masih belajar banget, ilmu gua tentang agama pun mungkin masih cetek. Baca Al-Qur'an pun gua masih suka tersendat, bahkan tanda waqaf aja masih suka salah, ilmu tajwidnya juga suka salah. Jadi maaf ya kalau pembahasan gua cuma ala kadarnya ya, mohon koreksinya kalau ada kesalahan.

Cuma kalau gak pernah memulai untuk belajar kapan bisanya ya kan? Meski masih salah-salah gua rasa juga gapapa kok, yang penting usaha aja.

Gua malu sih sama Allah sepanjang hidup gua masih suka lalai. Ketika gua tahu arti dari do'a nabi Yunus waktu berada di dalam perut ikan paus, gua bener-bener sadar kalau manusia memang ladangnya salah.
》 Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَ ذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَا ضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّـقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَا دٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ 
wa zan-nuuni iz zahaba mughoodhibang fa zhonna al lan naqdiro 'alaihi fa naadaa fizh-zhulumaati al laaa ilaaha illaaa angta sub-haanaka innii kungtu minazh-zhoolimiin.
"Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."
(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 87)

Kutipan
"laaa ilaaha illaaa angta sub-haanaka innii kungtu minazh-zhoolimiin" ini bisa dijadikan wirid-an untuk memohon ampun atas kesalahan kita. Hati juga jadi tenang ketika mengucapkan kalimat ini berulang kali. MasyaAllah~

Sering kali cobaan dalam hidup justru membuat gua suka marah dengan takdir Allah. Mungkin sering kali jalan yang kita hadapi ini sulit dan berat, saat itulah diri kita diuji atau justru kita diberikan pelajaran berharga oleh-Nya dan sekarang gua hanya bisa mencoba untuk tetap berhusnudzon sama Allah. Pasti Allah akan memberikan skenario terbaiknya untuk kita. Sesuai dengan firman Allah
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ۗ 
inna ma'al-'usri yusroo
"sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."
(QS. Al-Insyirah 94: Ayat 6)

Allah juga akan selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya. Hanya Allah memang tempat kita mengadu. Hanya kepada Dia tempat kita kembali.
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اِيَّا كَ نَعْبُدُ وَاِ يَّا كَ نَسْتَعِيْنُ ۗ 
iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin
"Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan."
(QS. Al-Fatihah 1: Ayat 5)

》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَاِ لٰى رَبِّكَ فَا رْغَبْ
wa ilaa robbika farghob
"dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap."
(QS. Al-Insyirah 94: Ayat 8)

Sering kali kita datang ke Allah ketika hanya masalah menimpa ya kan? Tapi Allah seringkali mengabulkan do'a-doa'a kita yang hanya dianggap butuhnya doang, bayangkan kalau sama manusia yang datang pas butuh doang.. suka kesel kan? Tapi Allah tidak pernah begitu, dia selalu memaafkan hambanya sehina apapun. Sungguh cinta Allah kepada umatnya memang sangat besar melebihi apapun. Hal itu bisa ditemui di Al-Qur'an:
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَا سْتَغْفِرْهُ ۗ اِنَّهٗ كَا نَ تَوَّا بًا
fa sabbih bihamdi robbika wastaghfir-h, innahuu kaana tawwaabaa
"maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima Tobat."
(QS. An-Nasr 110: Ayat 3).

Gua juga berusaha memikirkan banyaknya nikmat Allah yang selama ini tidak gua sadari. Coba bayangkan lo diberikan nikmat sehat udah luar biasa kan? Dan masih banyak nikmat lainnya yang sudah dikasih sama Allah
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَبِاَ يِّ اٰلَآ ءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
fa bi`ayyi aalaaa`i robbikumaa tukazzibaan
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
(QS. Ar-Rahman 55: Ayat 13)

Coba bayangkan kalau Allah tidak menjamin keamanan kita? Kita sebagai manusia yang lemah ini tidak akan berdaya sehebat apapun kita.

Gua bener-bener merinding pas baca surat Al Mulk, entah kenapa arti surah itu membuat gua nangis. Gua mikir dah gimana kalau Allah murka sama manusia termasuk murka sama gua yang penuh dosa ini. Allah bahkan bisa ngasih azab dengan mudah. Serem gak sih kalau tiba-tiba Allah murka? Ini gua kasih kutipan 2 ayat Al Mulk yang paling bikin merinding, coba deh baca surahnya dari awal sampai akhir biar bisa meresapi maknanya lebih dalam.
》Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
ءَاَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَآءِ اَنْ يَّخْسِفَ بِكُمُ الْاَ رْضَ فَاِ ذَا هِيَ تَمُوْرُ ۙ 
a amingtum mang fis-samaaa`i ay yakhsifa bikumul-ardho fa izaa hiya tamuur
"Sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan membuat kamu ditelan bumi ketika tiba-tiba ia terguncang?"
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 16)

اَمْ اَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَآءِ اَنْ يُّرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَا صِبًا ۗ فَسَتَعْلَمُوْنَ كَيْفَ نَذِيْرِ
am amingtum mang fis-samaaa`i ay yursila 'alaikum haashibaa, fa sata'lamuuna kaifa naziir
"Atau sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan mengirimkan badai yang berbatu kepadamu? Namun kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku."
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 17).

Kebayang kan kalau kita telat memohon ampun sama Allah? Semoga kita menjadi makhluk-Nya yang taat dijalan Allah dan semoga kita selalu di dalam lindungan-Nya ya~ Aamiin..

Ku pamit undur diri ya..
Wassalamualaikum~

Selasa, 23 Juni 2020

Semua tergantung perspektif anda

Setiap permasalahan pasti semua orang punya sudut pandangnya masing-masing kan dalam memandang sesuatu?

Jelas dong ya!

Nah ada salah satu contoh dari gua akan hal tersebut. Kita bisa lihat contoh real berbagai macam perspektif orang-orang dalam memandang sesuatu.

Oke! Gua mulai ceritanya..

Jadi gua ini kan pendek ya.. untuk ukuran manusia seusia gua, gua ini sangat pendek. Gua sekarang 24 tahun tapi tinggi gua cuma 146 cm dan itu gak nambah-nambah sejak SMP -_- keknya pertumbuhan tulang gua sudah berakhir di masa SMP.

Gua suka bingung sih mau seneng apa sedih ketika orang mengira gua masih SMP. Kalau dipandang sisi positifnya sih berarti gua imut kan wkwkw. Tapi kadang sedih dikira anak bocah. Tapi justru gua suka dapet cerita lucu dari sisi kependekan gua ini.


Jadi pernah suatu hari.. gua yang saat itu ditemani bokap gua ke fotokopian di dekat rumah, waktu itu gua mau persiapan buat beli peralatan ospek menuju SMA. Lalu.. gua sama ayah gua bertemu dengan seorang anak laki-laki yang ditemani ibunya yang juga mau mempersiapkan ospek, gue perhatiin sih cowo itu masih kecil, feeling gua berkata kalau dia anak SD mau ospek menuju SMP.  Terus nih! Mereka berdua tuh ngajak gua sama bokap gua ngobrol mulu tuh, heran sih ada niat terselubung apa dibalik itu wkwkw dan gua agak risih sih waktu itu.. entahlah~ gua kan emang suka risihan sama orang baru yang tiba-tiba sok kenal sok deket gitu kan, jadi gua jawab seadanya aja. Mungkin sih ya.. emaknya mikir siapa tau anak gua jadi punya temen baru, gitu kali ya.. apa jangan-jangan emaknya mau jodohin anaknya sama gua(?) *plak

Singkat cerita akhirnya gua sampai di satu percakapan dengan anak laki-laki itu.
Dia: kamu masuk SMP mana?
Gua: SMA *tiitt* (disensor ya)
Dia: langsung diem

Waw wkwkw langsung diem dia, ternyata bener feeling gua kalau dia mengira gua adalah anak SD yang baru mau masuk SMP. Astagahhh seimut itu apa yak gua(?)

Gua dipanggil pou sm sohib gua

Gua juga denger percakapan emaknya sama bokap gua
Emak dia: anaknya masuk SMP mana pak?
Bokap gua: oh anak saya mah udah lulus SMP, ini mau SMA dia
Emak dia: yaampun maaf pak dikirain anaknya baru lulus SD, kirain seumuran sama anak saya gitu

Wkwkww apa gua bilang feeling gua tepat sasaran, ternyata mereka berdua mengira gua baru lulus SD.

*next*
Okay sekarang ke cerita lainnya

Gua juga pernah kan dateng ke tempat kerja bokap gua, dan ada salah satu pasien bokap gua yang nanya gini ke gua
Dia: neng kelas berapa sekarang?
Gua: (karena gua bingung gua malah nanya ayah gua) yah kelas berapa?
Ayah gua: hayo tebak kelas berapa anakku?
Dia: SMP ya? iya kan pasti?
Ayah gua: wah salah.. udah lulus ini
Dia: oh udah lulus SMP?
Ayah gua: udah lulus kuliah ini~
Dia: hah? Serius? oalah tak kira masih SMP

Yah begitulah kira-kira cerita keimutan gua. Bahkan gua tetep dikira anak SMP loh disaat gua udah lulus kuliah.

Gua perna di panggil joyko di sekolah

Tapi nih beda cerita kalau orang memandang gua dari sisi gendutnya gua. Jadi gua juga gendut ya pokonya berat gua sekitar 70 kg an kebayang kan ya beratnya wkwkw. Jadi kadang gua suka dikira ibu-ibu.

Gua pernah tuh lagi gendong ade gua, malah dikira anak gua. Gua juga sering dipanggil "ibu" walaupun bukan di ranah sekolah. Kalau di ranah sekolah mah wajib dipanggil "ibu" ya karena gua guru.

Jadi nih kesimpulannya.. orang akan melihat gua sebagai bocah SMP atau sebagai ibu-ibu tergantung dari perspektif mereka memandang gua. Mereka memandang gua dari sisi tinggi badan gua yang pendek atau dari berat badan gua yang gendut. Kalau liatnya dari pendeknya pasti dikira bocah tapi kalau dari gendutnya pasti dikira ibu-ibu.

Intinya orang selalu salah menebak usia gua.

Sekian
Terima kasih.

Saya kelahiran 1996 ya btw jangan salah lagi plis.

Sabtu, 20 Juni 2020

Lagu secondhand serenade yang enak

Hay hay gais!
Siapa disini yg dulu sering dengerin lagunya secondhand serenade?
Klo gua si sering dulu.
Pasti lo tau kan lagu2nya tu romantis2 banget, apalagi lagunya fall for you kan? 

Nah selain fall for you apa si yang jadi favorit gua? Yuk liat ampe abis..
Btw mungkin ada beberapa yg ga gua taro video asli secondhandnya, karena gua lebih suka yg memang nadanya agak ngerock gitu wkwkw tapi klo kalian lebih suka versi selownya yaudah bisa ko klo mau denger versi akustiknya, tinggal cari di youtube wkwk.

Oh iya karena gua ga terlalu ahli bahasa inggris jadi silahkan menginterpretasi arti lirik lagunya masing-masing ya hehe


Fall for you


Stay close don't go

Maybe

Stranger

Something more

Jumat, 19 Juni 2020

#matematikaasik

Udah lama ga ngepost blog wkwkw
Jadi.....
Apa kabar aku?
Baik alhamdulillah masih napas(?) *apasijaz
Yaudah gausa banyak basa basi saya mau bahas 1 soal matematika aja.

Kalau kurang jelas.. monggo ditanya aja.. saya mau jawab ko


Kamis, 28 November 2019

Makna Lagu "The future is Now - Marloe"

Hello guys~ Im come back again!
sekarang kita belajar bahasa Inggris yuk pake lagu.
Lagu enak nan simple dengan irama hip hopnya. Ini lagu sepertinya belum terkenal, entah kenapa sih ya... Gua pun tau lagu ini karena gua dateng ke acara kalaborasi Senyawa Plus di M bloc, Jakarta. Waktu itu acara ini menyetel lagu ini karena memang ada kaitannya dengan tema acaranya.

Nih dengerin ya!
Lo pasti suka deh~
Gimana? Mantep ga lagunya?
Yoi dong! Nah sekarang kita maknain yu liriknya, liriknya gak kalah mantepnya. Oh iya gua gabegitu expert dalam bidang bahasa Inggris yak, jadi mohon koreksinya kalau emang gua salah, kan biar sama-sama belajar, kan?
Okay! Kita mulai.
---------------------------------------

So Now you're here again
Knocking at my door
(Sekarang, kamu kesini lagi, Mengetuk pintuku)
Ini bisa dimaknakan: ada seseorang yang datang kembali lagi dalam hidup anda

A little too late for
"I'm sorry for..."
(Sedikit telat untuk)
(Maafkan untuk)
Ini bisa dimaknakan: kata maaf yang sudah terlambat untuk diucapkan

The lights went out cause
you kept cutting the cord
(Lampu padam, karena anda terus memotong kabelnya)
Ini bisa dimaknakan mungkin seperti ini: cinta bakal padam juga ketika kamu sering bertingkah seolah-olah memotong atau menghancurkan hubungan

And I started to fade
Into your gray
(Dan saya memulai untuk menghilang dari abu-abu mu)
Ini dimaknakan gini kali ya: saya mulai menghilang dari sisimu yang abu-abu atau sisi yang tidak pasti

*See I finally opened up my eyes
And I saw me coming back to life
(Lihatlah, akhirnya saya membuka mata dan saya melihat saya kembali kepada kehidupan)
Ini maknanya: jadi selama ini, tokoh "saya" kehilangan arah hidup ketika bersama/disakitin sama doi nya. Tapi sekarang tokoh "saya" sudah kembali kepada kehidupannya yang baik.


That I'd be better without you inside
it's time to be someone
I want to recognize
(Saya menjadi lebih baik tanpa kamu disisi, inilah waktunya menjadi seseorang, saya ingin mengakui..)
Maknanya: saya merasa lebih baik tanpa kamu disisi, nah ini waktunya jadi "orang yg lebih baik", dan saya ingin mengakui bahwa......


**The future starts right now
I made a reservation
but you never game 
so I'm checking out
(Masa depan mulai dari sekarang, saya membuat sebuah reservasi, tapi kamu tidak berhenti bermain, jadi saya memeriksa)
Maknanya: nah ini bingung gua dah. Reservasi tuh bahasa indonesia yang gampang dipahami apa sih? Gini bukan sih artinya? Masa depan mulai dari sekarang, saya sudah membuat reservasi tapi kamu malah berhenti dari hubungan kita.

The fire you stole away
I knew one day would come back around
the future is now 3x.....
(sebuah api kamu bawa pergi, saya tahu suatu hari akan kembali, masa depan adalah sekarang)
Maknanya: lagi-lagi gua bingung, gini bukan? Bara api cinta sudah kamu bawa pergi, jadi saya tau kalau suatu hari saya akan kembali ke kehidupan saya, masa depan mulai dari sekarang


I waited for you
in the passenger seat
(saya pernah menantimu, di tempat duduk penumpang)
maknanya: pokonya saya tuh pernah nungguin kamu dah

There's only so far
I can ride in your dream
(Sejauh ini hanya ada, saya bisa ada di mimpimu)
Maknanya: intinya mah cuma bisa di dalam mimpi dah ketemu

While you were chasing
everything else but me
(sambil kamu mengejar segalanya kecuali aku)
Maknanya: mungkin ya, si doi ini malah ngejar sesuatu yang lain, entah itu cinta lain atau hal lain, tapi si doi gak ngejar saya

I'm starting to break
out from your gray
(Saya mulai memecah, keluar dari abu-abumu)
Maknanya: saya mulai keluar dari zona abu-abu si dia

Back to * and **

I'm not backing down
cause the future.. the future is now..
not backing down
cause the future is now..
(Saya tidak akan kembali, karena masa depan, masa depan adalah sekarang, tidak akan kembali, karena masa depan adalah sekarang)
Maknanya: ya saya gak bakal kembali ke masa lalu karena yang terpenting adalah masa depan, dan itu dimulai dari sekarang.


Back to **
---------------------------------------------

Finish guys, kesimpulannya lagu apa sih ini? Ini lagu orang yang mau move on menjadi lebih baik dimasa depan tanpa ada bayang-bayang dimasa lalu. Btw, lagu itu kadang gak mentah-mentah artinya gitu sih, kadang satu kalimat pun maknanya bisa beragam kan? Istilahnya tuh artinya ambigu. Jadi ya dikira-kira aja ya maknanya itu apa.

Gua emang bukan ahli bahasa Inggris ya, tapi pengen deh bisa pinter bahasa Inggris~ cara buat belajar bahasa Inggris yang menyenangkan ya make lagu bahasa Inggris tentunya kan?

Jadi begitu guys~ cocok ga buat dirimu saat ini lagunya? nah! kira-kira lagu apa lagi ya yang seru untuk dibahas?

Rabu, 30 Oktober 2019

Pandangan tentang "Menikah" (part 1)

Coba jawab pertanyaan ini terlebih dahulu:
Kenapa lu pengen menikah?
Apa manfaat dari menikah?
Usia berapa kita pantas menikah?
Bagaimana cara merayakan sebuah pernikahan? Dan dimana?
Dengan siapa harusnya kita menikah?

Udah berasa kek identifikasi masalah skripsi tau ga pertanyaan diatas wkwk. Gimana udah punya jawaban? Wokelah! Sebelum membaca lebih lanjut ada baiknya kita berdoa dulu biar berkah(?) Sudah? Ok! Cekidot!


MENIKAH.
Satu kata berjuta makna, apa sih yang ada dibenakmu saat mendengar dan membaca kalimat ini? Indahkah? Suramkah? Atau belum terpikirkan sama sekali? Oke gua pun belum menikah, tapi gua punya pandangan terkait kalimat ini. Pasti semua orang di dunia ini punya cara pandangan yang berbeda-beda bukan?

Mungkin, ada yang memandang menikah itu agar bisa beribadah dan menghindari zina; atau pengen punya anak; atau pengen ada yang mencintai; atau jangan-jangan karena udah kelamaan jomblo terus banyak yang nanya "kapan nyusul mblo?" (Jangan ngerasa kesindir gitu dong, gue juga jomblo nih). Nah ada yang punya pandangan lain? 



Kalau gua sih..
gua masih bingung memaknainya gimana, tapi gua bakal menjabarkan satu-satu agar kalian yang baca ini bisa mengambil kesimpulannya. Mungkin ini bakal jadi tulisan yang panjang, jadi simak ini baik-baik sampai habis ya~

Apapun pandangan dan jawaban kalian pada pertanyaan diawal, semua sah-sah saja pada dasarnya. Karena ini bukan soal benar atau salah tapi soal perspektif diri sendiri dalam memandang sesuatu. 



Cuma gini deh! Terkait ibadah, sebenarnya ibadah pun bisa dilakukan dengan cara apapun kan selain menikah? Oke gua pribadi gamau bahas ini dari segi agama, karna gua bukanlah ahli agama, takut jadi salah kata. Tapi gua gemes aja gitu kalau ngomongin ini, menikah memang melengkapi agama lu dan bisa menghindari zina tapi bukan semata-mata lu nikah karena pengen seks yang legal secara agama ataupun negara. Kita manusia kan? Bisa menahan nafsu kan? Kita bukan binatang yang gak bisa nahan nafsu.

Sama aja kaya menikah karena pengen punya anak, menikah kalau cuma semata pengen anak mending lu cari anak di panti asuhan yang lebih butuh orangtua, bener ga? Banyak ko orang yang udah menikah tapi gak diberikan anak. itu semua terkait rezeki masing-masing. Sebenarnya gua gak suka sama kalimat gini pas ada orang nikah "semoga cepat dapet momongan ya" emang penting ya? Momongan alias anak ini cuma bonus cuy bukan keharusan. Bisa jadi orang yang menikah kala itu gak pengen cepet-cepet punya anak atau ternyata salah satunya gak bisa menghasilkan keturunan, coba bayangkan bagaimana perasaan mereka ketika dengar kalimat itu? Gua sebel sih sama orang yang suka nyinyir lihat orang nikah tapi gak hamil-hamil, yang disalahin suaminya gak jagolah, atau istrinya apa lah. Stop menghakimi mereka. Tanpa anak, pasangan yang telah menikah pun sudah lengkap sebagai pasangan bukan?



Terus menikah karena pengen dicintai, sebenarnya tugas mencintai dan dicintai adalah diri sendiri cuy! Jangan pernah mengharapkan sesuatu dari orang lain, jika ada seseorang memberi cintanya kepada anda itu adalah bonus. Cinta itu tentang memberi dan keikhlasan, bukan pengennya nerima secara terus menerus saja.

Apalagi soal pertanyaan "kapan nikah?", waduh ini ngeselin juga nih, lu nikah bukan karena tuntutan ya cuy!  Tapi kalau lu emang udah siap. Plis berhentilah bertanya ini, daripada bertanya lebih baik kasih solusinya, cariin jodohnya, setuju? Oh iya.. nikah juga bukan ajang pelarian karena lu galau jomblo ya~ karena nikah bukanlah obatnya. Kalau lu belum bisa mencintai dan membahagiakan diri lu sendiri, bagaimana lu bisa menerima cinta dan kebahagiaan dari orang lain? Nikah itu bukan karena lu berharap bisa bahagia setelahnya karena setelah menikah lu bakal diterpa berbagai macam cobaan, yang kalau lu belum kuat mental, ngeri lu kabur dah.



Kalimat diatas nih nyambung sih sama pertanyaan "usia berapa pantas menikah?" Secara hukum sih 21 tahun minimal untuk laki-laki dan 17 tahun keatas untuk perempuan, entahlah benar atau tidak itu, tolong dikoreksi. Tapi buat gua sih bukan soal umurnya tapi kita sudah siap belum jika mengarungi bahtera pernikahan. Biasanya orang menikah umur 25 thn, entahlah itu jadi usia yang paling diidam-idamkan wanita untuk menikah, karena para wanita gak mau terlalu muda dan terlalu tua dalam menikah. Tapi kalau umur 25 thn belum siap? Ya jangan dipaksainlah, kalian gak berdosa kok gara-gara menikah lebih dari usia 25 thn. Toh sebelum menikah lu bisa puas-puasin masa muda lu dengan berkarya, bahagiain diri lu sendiri sampai lu bisa mencintai diri lu sendiri barulah lu siap untuk mencintai orang lain. Tanpa pasangan pun pada dasarnya kalian itu sudah lengkap, pasangan itu hanya bonus.

Lalu, perayaan pernikahan. Penting tidak buat kalian merayakan pernikahan? Gua pernah baca pandangan dari Ka Cania Citta Irlanie yang mengatakan bahwa pernikahan itu seperti lu ulang tahun, dirayakan atau tidak lu akan tetap ulang tahun. Tapi gua sedikit berbeda pandangan kali ini, menurut gua, menikah itu seperti lahir ke dunia, dimana lu bakal menghadapi fase baru dalam hidup lu. Seperti janin yang 9 bulan ada di perut lalu lahir dan menjalani kehidupan sebagai anak, begitupun pernikahan yang awalnya lu sendiri jadi punya pasangan, bahkan lu bakal jadi orangtua dari anak-anak lu nanti.



Yang jadi masalah adalah bukan dirayakan atau tidaknya, tapi bagaimana cara lu merayakannya? Apakah hanya keluarga kecil atau secara besar-besaran? Apakah mengeluarkan budget yang minimal atau sebesar-besarnya demi gengsi? Kalau gua sih, gak perlu bermewah-mewah, toh uang pasca menikah itulah yang penting, gua kayanya udah pernah bahas ini di postingan gua dulu, lupa yang mana, udah cari aja. Biaya after married itu jauh lebih besar coy jadi jangan gelap mata untuk menghamburkan dalam satu waktu ya. Gua juga lebih suka untuk menjalani pernikahan yang sederhana aja, yang penting lu bahagia setelah kata "sah" terucap. Btw, nih pasti ada aja yang gak suka kan sama kebahagiaan seseorang, apalagi kalau punya mantan pacar ni misalnya terus malah nikah sama yang lain kan sedih tuh, jadi mending nikah secara kecil-kecilan aja menghindari sakit hati orang lain. Daripada lu nikah terus disumpahin macem-macem sama orang kan gaenak ya. Ya gua sih gak punya mantan sih sorry-sorry aja~ wkwkwk

Lalu yang terakhir, dengan siapa kita menikah? Ya gua bukan peramal ya yang tau jodoh lu siapa, gua aja gak tau jodoh gua siapa, yang pasti dengan orang yang kamu yakin jika bersamanya akan lebih baik, "He/She is the one" mu ibarat katanya nih. Bagi yang masih jomblo, Semoga kita bisa menemukan orang yang tepat untuk jadi pasangan ya.



Nah kesimpulannya apa sih? Apapun definisi kalian soal menikah, yang pasti pilihlah pasangan yang tepat sesuai dengan dirimu, menikah bukanlah lomba lari yang harus buru-buru, menikahlah ketika kamu yakin "dia lah orangnya". Menikah adalah soal menjalin cinta dengan seseorang yang bisa berkomitmen mengarungi hidup bersama untuk menerima segala kelebihan dan kekurangan pasangannya, tentang seseorang yang bisa tertawa dan berdebat bersama tanpa saling menyakiti satu sama lain, dan tentang seseorang yang rela sisa waktu hidupnya dijalani bersamamu.

Oke! Itulah tulisan tentang pandangan menikah dari seseorang yang jomblo dari lahir kaya gua ini. Semoga bermanfaat dan bisa diambil pelajarannya. Ada pertanyaan? Silahkan hubungi nomor ini: 08xx-xxxx-xxxx

Baiklah akhir kata kita ucapkan Hamdalah.. Alhamdulillah~
See you guys!




PARFUM ENAK WOYYYY!!!

Hey hey halo halo halo 💃 Gw pengen ngasi tau parfum yg enak bgt yaampoen sungguh secinta itu gw sm parfum ini. Wangi yg entah kenapa gw can...